Ketika tidak ikhlas dalam Beramal, apa yang kita dapatkan???

Apa yang mendasari kita untuk ikhlas dalam beramal?

Gambar

Dalam Qur’an surat az-zumar ayat 2: “Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu kitab (Al-Qur’an) dengan membawa kebenaran. Maka beribadahlah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.”

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Az Zumar 2
إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ (2)
Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa Dia menurunkan kepada Rasul Nya Kitab Alquran, dengan membawa kebenaran dan keadilan. Maksud “membawa kebenaran” dalam ayat ini ialah membawa perintah kepada seluruh manusia agar mereka beribadah hanya kepada Allan Yang Maha Esa. Kemudian Allah menjelaskan cara beribadah yang benar itu hanyalah menyembah Allah semata, dengan memurnikan ketaatan kepada Nya, bersih dari pengaruh syirik dan ria. Kebenaran yang terdapat dalam Alquran itu sesuai dengan kebenaran yang termuat dalam kitab-kitab yang diturunkan kepada Rasul sebelumnya. Dengan demikian maka semua peribadatan yang ditujukan kepada selain Allah atau peribadatan yang tidak langsung ditujukan kepada Nya adalah peribadatan yang tidak benar.

kata memurnikan niat berarti tidak mengotori niat kita dalam beribadah dengan hal apapun yang bearti ikhlas. Apa definisi Ikhlas?

Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Az Zumar 2
إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ (2)
Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa Dia menurunkan kepada Rasul Nya Kitab Alquran, dengan membawa kebenaran dan keadilan. Maksud “membawa kebenaran” dalam ayat ini ialah membawa perintah kepada seluruh manusia agar mereka beribadah hanya kepada Allan Yang Maha Esa. Kemudian Allah menjelaskan cara beribadah yang benar itu hanyalah menyembah Allah semata, dengan memurnikan ketaatan kepada Nya, bersih dari pengaruh syirik dan ria. Kebenaran yang terdapat dalam Alquran itu sesuai dengan kebenaran yang termuat dalam kitab-kitab yang diturunkan kepada Rasul sebelumnya. Dengan demikian maka semua peribadatan yang ditujukan kepada selain Allah atau peribadatan yang tidak langsung ditujukan kepada Nya adalah peribadatan yang tidak benar.

lalu apa syaratnya diterima suatu amal?

tentunya yang pertama adalah ilmu dan ikhlas

maka ketika ikhlas menjadi syarat di terimanya sebuah amal, maka tanpa ikhlas amalan kita akan sia-sia saja, sayang banget udah berbuat banyak yang tersisa hanya capek, tanpa ada pahala yang menyertai, wallahu ‘alam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s