Antara Membalas Jasa Manusia dan Menyempurnakan Agama (bagian 2) Sebuah Jawaban

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Butuh waktu kurang lebih 6 hari untuk memikirkannya, 2 kali solat istikhoroh juga. Hanya saja,  kendala yang di hadapi adalah mbak perempuanku pertama yang belum menikah menjadi pertimbangan, karena pesan bapak ku, adalah membahagiakan mbak ku yang pertama, karena ia juga telah banyak membantu biaya pendidikan ku. Selain itu harapan orang tuaku saat ini adalah agar mbak ku lekas menikah.

Jadi ku rasa, belum bisa menerimanya sekarang, berat memang memutuskannya, apalagi pemuda yang satu ini sangat layak untuk di pertimbangkan. Namun, tentu saja pilihanku ingin melihat orang tuaku merasa bahagia dengan menikahnya mbak kun nanti. Dan lagi , diriku tidak bisa membuat seseorang menunggu untuk ku, karena belum pasti juga bila menunggu akan berjodoh, hal ini hanya akan dzalim kepada pemuda itu yang sudah ingin menyempurnakan agamanya. Usia kita di dunia tidak ada yang tahu selain Allah, oleh karenanya kita harus giat beribadah pada-nya, jangan sampai penyesalan nanti di yaumil akhir.

Siapa yang tidak ingin menyempurnakan agamanya, dan lagi pula memang tidak ada Itsar dalam beribadah pada Allah, karena kita harus berlomba-lomba dengan hamba yang lain dalam beribadah pada Allah agar rahmat dan rahim –Nya tetap tercurah pada kita serta mendapat syafa’at Rasulullah SAW kelak (amin).

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (QS. Ar-Ruum: 21).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نِصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

 

“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

أَرْبَعٌ مِنْ سُنَنِ الْمُرْسَلِينَ الْحَيَاءُ وَالتَّعَطُّرُ وَالسِّوَاكُ وَالنِّكَاحُ

 

“Empat perkara yang termasuk sunnah para rasul, yaitu sifat malu, memakai wewangian, bersiwak dan menikah.” (HR. Tirmidzi no. 1080 dan Ahmad 5/421.)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

 

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah[1], maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400). Imam Nawawi berkata makna baa-ah dalam hadits di atas terdapat dua pendapat di antara para ulama, namun intinya kembali pada satu makna, yaitu sudah memiliki kemampuan finansial untuk menikah. Jadi bukan hanya mampu berjima’ (bersetubuh), tapi hendaklah punya kemampuan finansial, lalu menikah. Para ulama berkata, “Barangsiapa yang tidak mampu berjima’ karena ketidakmampuannya untuk memberi nafkah finansial, maka hendaklah ia berpuasa untuk mengekang syahwatnya.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim)

 

Semoga mbak ku lekas bisa menikah, Amin Ya Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s