Multitasking

DSC04317

 

Berpikir tentang banyak hal dalam satu waktu, sehingga bisa mengerjakan banyak hal juga dalam satu waktu juga ialah Wanita. VIVAnews – Tim peneliti dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat, menemukan bukti baru bahwa otak pria dan wanita memiliki fungsi yang berbeda.

Melansir Daily Mail, 3 Desember 2013, peneliti berhasil menemukan otak wanita terprogram untuk melakukan multitasking atau banyak pekerjaan. Sementara, otak pria lebih baik menjalankan tugas tunggal, seperti membaca peta.

Temuan ini didapat peneliti setelah melakukan pemindaian terhadap 949 otak. Terdiri dari 428 otak pria dan 521 otak wanita yang berusia antara delapan sampai 22 tahun.

Hasilnya ditemukan bahwa pria memiliki hubungan yang lebih baik antara bagian depan otak dan bagian belakang otak. Dengan kata lain, pria mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam mencerna informasi dan menggunakannya untuk melaksanakan tugasnya.

Selain itu, pria juga memiliki aktivitas yang intens pada bagian-bagian otak tertentu, terutama pada bagian cerebellum, yang mampu mengontrol kemampuan motoriknya. Jadi, pria lebih baik dalam melakukan aktivitas seperti berlari, berenang, dan parkir mobil.

Sedangkan wanita mempunyai hubungan yang lebih baik pada bagian sisi kiri dan kanan otak. Dengan kata lain, wanita lebih baik dalam mengingat wajah dan mengerjakan banyak tugas.

“Penelitian ini menunjukkan apabila pria dan wanita diberikan tugas yang melibatkan proses berpikir secara logis dan intuisi, maka wanita akan menyelesaikan tugas itu dengan baik. Sebab, tugas itu membutuhkan interaksi yang baik antara bagain otak sisi kiri dan kanan,” kata Dr Ragini Verma, pemimpin penelitian dari University of Pennsylvania.

Sementara, tambah Verma, jika pria dan wanita diberi tugas untuk melakukan tindakan instan, maka pria akan menjalankan tugas itu dengan baik. Karena otak bagian depan dan belakangnya terhubung dengan baik.

“Contoh untuk tindakan instan itu seperti belajar naik sepeda, belajar berenang, dan membaca peta,” ujar Verma.

Hasil penelitian yang sudah dipublikasikan di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini telah mendukung teori mengenai ‘pria berasal dari Mars dan wanita dari Venus,’ yang ditemukan oleh psikolog John Gray. Artinya, jenis kelamin itu berbeda sama halnya dengan ras. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s